Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Respons Cepat Babinsa Kodim Lubuklinggau Padamkan Titik Api di Maur Lama Muratara

MURATARA – Jajaran personel Kodim 0406/Lubuklinggau bergerak cepat merespons munculnya titik panas (hotspot) yang mengancam kelestarian hutan dan lahan. Melalui Koramil 0406-03/Rupit, anggota TNI turun langsung ke lapangan untuk melakukan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Maur Lama, Kecamatan Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) pada Minggu (23/8/2026).

Aksi tanggap darurat ini dipimpin langsung oleh anggota Babinsa Koramil 0406-03/Rupit, Sertu Juli Hendri. Berdasarkan data monitoring dari Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Selatan, terdeteksi satu titik hotspot di wilayah tersebut. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Kodim Lubuklinggau segera melakukan groundcheck ke lokasi kebakaran.

“Kami langsung bergerak melakukan verifikasi dan pemadaman darat begitu titik koordinat dipastikan. Fokus utama jajaran Kodim adalah melokalisir api agar tidak meluas ke vegetasi mineral darat sekitarnya,” ujar Sertu Juli Hendri.

Kondisi medan yang menantang tidak menyurutkan semangat anggota TNI. Dengan mengandalkan peralatan taktis seadanya, mulai dari tangki semprot portabel hingga pemanfaatan ranting kayu basah di sekitar lokasi, personel Babinsa bahu-bahu bersama 3 orang warga masyarakat setempat.

Berkat determinasi tinggi dari anggota Kodim Lubuklinggau dan warga, lahan milik masyarakat seluas kurang lebih 0,5 hektar yang sempat terbakar hingga 0,3 hektar tersebut berhasil dijinakkan. Api resmi dinyatakan padam total pada pukul 09.30 WIB setelah dilakukan upaya pendinginan (cooling down) menggunakan pasokan air dari sungai terdekat.

Berdasarkan hasil investigasi awal di lapangan oleh tim gabungan, pemicu kebakaran diduga kuat akibat faktor cuaca ekstrem yang kering dikombinasikan dengan kelalaian pembuangan puntung rokok sembarangan.

Pihak Kodim 0406/Lubuklinggau menegaskan bahwa pasca-pemadaman ini, personel TNI akan terus mengintensifkan patroli darat secara berkala di wilayah-wilayah rawan. Selain siaga personel dan pemeliharaan alat, sosialisasi preventif secara humanis kepada masyarakat mengenai bahaya karhutla terus digencarkan demi memastikan wilayah Lubuklinggau, Musi Rawas, dan Muratara tetap aman dari ancaman kabut asap.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *