LUBUKLINGGAU – Masalah krisis air bersih yang sempat melanda Pondok Pesantren (Ponpes) Al Haadi di Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, kini resmi teratasi. Beroperasinya sumur bor modern sedalam 65 meter di lingkungan pesantren menjadi solusi atas pemenuhan kebutuhan sanitasi harian para santri.
Fasilitas air bersih ini merupakan bantuan langsung dari Anggota DPR RI, H. Fauzi Amro. Bantuan tersebut direalisasikan setelah adanya jaringan aspirasi yang dihimpun bersama puluhan pimpinan ponpes pada masa reses awal tahun ini.
Saat meninjau langsung operasional sumur bor di Ponpes Al Haadi pada Rabu (12/8/2026), Fauzi Amro menjelaskan bahwa sumur bor modern ini sudah dilengkapi dengan mesin penghisap dan pendorong otomatis berkapasitas tinggi. Langkah ini menjadi awal dari program penuntasan krisis air di lembaga pendidikan keagamaan.
“Bulan Februari lalu saat reses di Lubuklinggau, kami mengumpulkan sekitar 26 pimpinan pondok pesantren. Melalui kehadiran sumur bor ini, kami menargetkan seluruh Ponpes yang ada di Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas, dan Muratara secara bertahap akan memiliki fasilitas sumur bor modern serupa hingga tahun 2029,” ujar Fauzi Amro.
Politisi tersebut menambahkan, untuk tahun 2026 ini ditargetkan sebanyak 20 titik sumur bor modern terpasang di berbagai ponpes. Jumlah ini direncanakan terus meningkat menjadi 30 titik di tahun depan, dan 40 titik pada tahun berikutnya. Program ini dipastikan menyasar seluruh pesantren, baik yang sudah teregistrasi maupun yang belum.
Fauzi juga berpesan agar pemanfaatan sumur bor ini tidak hanya terbatas bagi warga pesantren, melainkan juga dibuka untuk masyarakat sekitar yang membutuhkan air bersih. Menurutnya, akses air bersih yang lancar akan linier dengan peningkatan kualitas kesehatan lingkungan, kebersihan sanitasi (WC/kamar mandi), hingga kesehatan para santri dan pengajar.
Sementara itu, Kepala Ponpes Al Haadi, Rudi, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas realisasi bantuan tersebut. Ia mengakui kehadiran sumur bor modern ini sangat berdampak positif bagi aktivitas harian di pondok pesantren.
“Bantuan ini sangat bermanfaat, tidak hanya buat pesantren tetapi juga bagi warga sekitar yang tinggal di sekitar lingkungan ponpes. Kami sangat bersyukur atas kepedulian yang diberikan,” pungkas Rudi.






