LUBUKLINGGAU – Kabar baik bagi para pejuang aspal di Kota Lubuklinggau. Kapolres Lubuklinggau, AKBP Adhitia Bagus Arjunadi, menegaskan komitmennya untuk menjamin keamanan para pengemudi ojek online (ojol), terutama saat harus bekerja di tengah malam menembus rute yang rawan dan sepi.
Hal ini disampaikan Kapolres usai meresmikan Kedai Majo (Mitra Kamtibmas Ojek Online) Presisi yang berlokasi di Jalan HM Soeharto (sebelah Nusantara Cafe 86), Selasa (5/5/2026). Peresmian ini dilakukan serentak melalui zoom meeting bersama Kapolda Sumsel dalam rangka launching Kedai Presisi sebagai tempat mangkal resmi para ojol.
“Kami mengajak rekan-rekan ojol, silakan komunikasikan jika membutuhkan pelayanan kepolisian. Misalnya, jika harus mengantar orderan di malam hari pada situasi yang rawan atau sepi, jangan ragu minta tolong personel kami di lapangan untuk pendampingan,” ujar AKBP Adhitia.
Kedai Majo Presisi disiapkan sebagai wadah bagi sekitar 231 pengemudi ojol di Lubuklinggau untuk beristirahat dan berinteraksi. Fasilitas yang tersedia pun cukup lengkap, mulai dari tempat sarapan hingga layanan cuci motor.
Selain fasilitas fisik, kedai ini difungsikan sebagai ruang diskusi antara polisi dan masyarakat. Melalui diskusi rutin ini, diharapkan tercipta solusi konkret terkait situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di wilayah setempat.
“Di sini juga tersedia pelayanan kepolisian yang bersifat situasional. Contohnya, kami dari Si Dokkes menyediakan layanan home visit, yang mana sudah kami laksanakan untuk membantu rekan ojol yang sempat mengalami kecelakaan,” tambahnya.
Kapolres berharap Kedai Majo menjadi titik temu yang hangat, tidak hanya bagi ojol tetapi juga elemen masyarakat lainnya. Nantinya, personel Satlantas akan rutin bersiaga di lokasi tersebut untuk berdiskusi mengenai perkembangan situasi Kamtibmas terkini.
“Kami ingin tempat ini menjadi ruang diskusi agar Kamtibmas di Lubuklinggau tetap kondusif,” pungkasnya






