LUBUKLINGGAU-Pemandangan emosional haru dan bahagia menyelimuti Kelurahan Puncak Kemuning, Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan pada Jumat (10/4/2026).
Asep, seorang warga yang rumahnya rata dengan tanah akibat diterjang angin puting beliung, tak kuasa menahan tangis bahagia saat melihat huniannya kini dibangun kembali oleh Polres Lubuklinggau.
Melalui program bedah rumah Polri, rumah Asep yang sebelumnya tidak layak huni dan hancur total pada pertengahan Februari lalu, kini sudah mencapai progres pembangunan 70 persen.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolres Lubuklinggau dan pihak Perkim yang telah membantu membangun kembali rumah ini. Terima kasih banyak,” ujar Asep dengan suara terbata-bata menahan haru saat menyambut kunjungan Wakapolres Lubuklinggau, Kompol M Syamsul Zachri.
Wakapolres Lubuklinggau, Kompol M Syamsul Zachri, menjelaskan bahwa aksi kemanusiaan ini merupakan sinergi antara program pemerintah dan Polri, sekaligus dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80.
“Kami memilih lokasi ini karena Pak Asep mengalami musibah besar. Rumahnya hancur disapu puting beliung Februari lalu. Oleh karena itu, Polres bekerja sama dengan Pemkot Lubuklinggau berupaya membangun kembali tempat tinggal yang layak bagi beliau,” jelas Kompol Syamsul.
Proses pembangunan sendiri telah dimulai sejak 6 Maret 2026. Dengan pengerjaan yang terus dikebut, rumah tersebut diestimasi akan rampung total dalam waktu dua bulan sejak awal pembangunan.
Kehadiran rumah baru ini diharapkan dapat menjadi titik balik bagi keluarga Pak Asep untuk memulai kembali kehidupan yang lebih nyaman dan aman pascabencana






