Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pemkot Lubuklinggau Perkuat SDM Unggul Lewat Sosialisasi Manajemen Talenta ASN

LUBUKLINGGAU-Pemerintah Kota Lubuklinggau semakin serius menyiapkan aparatur sipil negara (ASN) yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Pembangunan Manajemen Talenta ASN yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) sebagai langkah strategis memperkuat penerapan sistem merit di lingkungan birokrasi.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Bandiklat Jalan Pembangunan, Kelurahan Pelita Jaya, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, pada Senin (12/1/2026).

Sebanyak 184 peserta mengikuti sosialisasi tersebut, terdiri dari 34 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dan 150 pejabat Administrator, yang menjadi motor penggerak organisasi pemerintaha

Kepala BKPSDM Kota Lubuklinggau, Dian Chandra, melalui Kepala Bidang terkait Nurhusnina, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman pejabat terhadap indikator penilaian sistem merit dalam manajemen ASN.

“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan setiap pejabat memahami proses penilaian kinerja dan potensi ASN yang dilakukan secara objektif, transparan, dan terukur,” ujar Nurhusnina.

Ia menjelaskan, manajemen talenta menjadi instrumen penting dalam mengidentifikasi, memetakan, serta mengembangkan potensi ASN secara berkelanjutan.

Dengan sistem ini, Pemkot Lubuklinggau diharapkan mampu menyiapkan kader pemimpin masa depan yang kompeten sekaligus mempercepat agenda reformasi birokrasi.

“Peserta tidak hanya dibekali konsep, tetapi juga diarahkan menyusun rencana pengembangan karier yang terstruktur dan berkelanjutan, sehingga ASN dapat berkembang sesuai potensi dan kebutuhan organisasi,” tambahnya.

Sosialisasi manajemen talenta ASN ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, yakni pada 12–15 Januari 2026, dan akan dilanjutkan kembali pada 19 Januari 2026.

Sementara itu, Deni Novriansyah, selaku pemateri sekaligus Asesor Ahli Madya, memaparkan urgensi pemetaan talenta ASN sebagai fondasi utama penguatan sistem merit.

Ia menekankan bahwa kebijakan ini sejalan dengan Keputusan Kepala BKN Nomor 411 Tahun 2025 tentang implementasi manajemen talenta ASN.

“Manajemen talenta bertujuan menghasilkan peta talenta yang akurat, objektif, dan terukur, sekaligus mengidentifikasi pegawai potensial yang diproyeksikan sebagai future leaders,” jelas Deni.

Dengan pemetaan SDM yang akurat dan terukur, kegiatan ini diharapkan mampu mendukung pencapaian sasaran strategis instansi serta mewujudkan birokrasi Pemerintah Kota Lubuklinggau yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

 

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *