Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

TNI Perbaiki Jembatan Merah Putih yang Viral Usai Rusak Dilewati Tronton Bermuatan Ekskavator di Musi Rawas

MUSI RAWAS – Jembatan Perintis Garuda Merah Putih di Desa Campur Sari, Kecamatan Megang Sakti, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan yang sempat beberapa hari lalu rusak dengan kondisi retak akibat dilintasi oleh kendaraan melebih tonase jenis tronton bermuatan alat berat ekskavator 36 ton kini sedang dilakukan perbaikan.

*Kondisi alhamdulillah mulai dari tanggal 26 kemarin hari Sabtu dan 27 hari ini, Koramil dan Kodim langsung gerak cepat, kita langsung melaksanakan perbaikan,” kata Dandim 0406 Lubuklinggau, Letkol Inf Danny Steven Surbakti pada Minggu, 27 September 2026.

Dijelaskan, gerak cepat tersebut dilakukan pihaknya karena warga sekitar meminta agar jembatan segera diperbaiki. Mengingat fungsi dari jembatan itu sangat krusial bagi kehidupan masyarakat sehari-hari.

“Sehingga kecepatan kita dalam memperbaiki konstruksi mempercepat untuk kembali operasional jembatan itu harus segera kita realisasikan. Alhamdulillah dalam dua hari ini perbaikan sedang kita laksanakan, sehingga kedepan cepat digunakan lagi oleh warga sekitar,” ujar Dandim.

Sebelumnya menurut Dandim, jembatan tersebut rusak dengan kondisi retak setelah dilintasi oleh mobil tronton yang melebihi tonase. Bahkan tronton itu saat melintas di jembatan bermuatan ekskavator.

“Kemarin sudah saya sampaikan bahwasanya ada kelebihan tonase yang dilewati oleh kendaraan salah satu warga kita yang sudah mengakui bahwa dirinya lalai dalam berkendara, tanda pelang maksimum tonase kita pasang, tetapi pada saat itu dia mengakui bahwasanya yang bersangkutan terburu-buru ingin menuju ke SP 6 dari SP 2,” ungkapnya.

Sehingga sambung Dandim, pengendara tronton tidak melihat rambu. Kemudian pengendara juga tidak bisa mengikuti aturan, dimana kendaraan yang melintas tonase 36 ton bedua tronton bermuatan ekskavator melewati jembatan yang telah dibangun pihaknya.

“Jembatan yang kita bangun, yang mana maksimum kapasitasnya 12 ton, sehingga mengalami rusak struktur,” ungkapnya.

Dandim mengakui pihaknya telah membangun 3 jembatan perintis di tiga wilayah meliputi Musi Rawas, Muratara dan Lubuklinggau. Sehingga ia mengimbau kepada masyarakat untuk bijak dalam menggunakan fasilitas umum.

“Agar apa yang telah kita bangun dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat sekitar dalam bertransportasi, dalam kegiatan sehari-hari,” pungkasnya.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *