LUBUKLINGGAU – Dinas Perhubungan (Dishub) kota Lubuklinggau memprediksi puncak arus mudik di kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan terjadi pada H-1 atau tanggal 20 Maret 2026. Diperkirakan kendaraan pemudik, baik yang masuk ataupun melintas di Lubuklinggau akan ramai.
Kepala Dishub Lubuklinggau, Hendra Gunawan mengatakan pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatunya dalam rangka menghadapi arus mudik lebaran. Termasuk dengan menyiapkan rest area, dimana lokasinya berada di wilayah Lubukkinggau Timur dekat dengan perbatasan Selatan.
“Untuk rest area seperti biasa kita akan buat di wilayah Timur dekat perbatasan Selatan itu di Masjid Baitul-Akla,” kata Hendra Gunawan yang disapa Aan pada Kamis, 5 Maret 2026.
Pemilihan lokasi rest area di tempat tersebut menurutnya karena pertimbangan air, lokasinya nyaman dan bersih seperti tahun yang lalu.
“Ini akan kita buat kemungkinan di tanggal 9 (Maret) nanti menjelang Idul Fitri,” ujarnya.
Selain itu, di tempat tersebut juga akan di buat pos dengan menempatkan petugas dari Dishub.
“Kita memperkirakan puncak arus mudik terjadi diantara tanggal 16 sampai 20. Sebab di tanggal 20 itu sudah masuk curi bersama. Sedangkan untuk arus balik kemungkinan di tanggal 27-28 Maret,” timpalnya.
Ia memperkirakan, puncak arus mudik tersebut akan membuat jalur mudik yang ada di tengah kota Lubuklinggau ramai. Sebab tambahnya, kota Lubuklinggau merupakan jalur perlintasan baik pemudik dari Sumatera Barat, Pekan Baru, Bengkulu dan Jambu.
“Nah dimungkinkan pusat kota ini sangat ramai di puncak arus mudik,”
Tapi karena kita ini jalur perlintasan Sumatera Barat, Riau, Bengkulu dan Jambi nah dimungkinkan pusat kota ini sangat ramai di puncak arus mudik.
“Kami mengimbau kepada pemudik agar beristirahat bila lelah atau mengantuk di tempat rest area,” pungkasnya.






